Google

Tips n Tricks

Friday, February 3, 2012

Wisata Sejarah Islam, Turki


Perjalanan wisata saya kali ini, saya ingin menapak-tilasi kebesaran sejarah peradaban Islam di Turki. Sebagai seorang Muslim, penting juga dong untuk tau sejarah peradaban Islam yang sudah sangat terkenal di seluruh penjuru dunia. Dari beberapa literatur yang saya baca aja, udah sering membuat saya terkagum-kagum, apalagi kalo bisa melihat sendiri bukti peninggalan sejarahnya yah....Ehm, jiwa petualangan saya terusik.
Topkapi Palace
Perjalanan sejarah saya dimulai di kota yang sudah sangat terkenal memiliki banyak cagar budaya, Istambul. Kota ini terletak di Barat Daya Turki, diantara dua lautan, Bosporus dan Marmara.
Kota ini berdiri sekitar tahun 660 SM oleh Byzantium dan diberi nama Constantinople oleh Constantine Besar pada tahun 330 M, lalu di jadikan ibukota Roman Timur atau kerajaan Byzantine. Kemudian pada tahun 1204 ditaklukan oleh penjajah dan diambil alih oleh Turki pada tahun 1453.
Pusat dari kota Istambul ini adalah Taksim Square. Setiap malam, area ini merupakan tempat para wisatawan ataupun warga berkumpul untuk sekedar makan malam, berbelanja ataupun hanya berjalan-jalan menikmati kesejukan udara malam hari.
Di sekeliling kota ini banyak kita jumpai berbagai agen perjalanan, hotel, restoran, kedai makanan dan minuman yang banyak memberikan alternatif bagi para wisatawan yang berkunjung.
Objek wisata yang bisa dikunjungi antara lain Galata Tower, bangunan bundar sembilan lantai dan memiliki ketinggian 63 meter ini, dulunya merupakan menara pengawas benteng. Dari atas menara ini, kita bisa melihat pemandangan seluruh pelabuhan Golden Horn dan istana Topkapi.
Topkapi palace atau istana Topkapi sendiri, sebenarnya adalah sebuah masjid yang juga berfungsi sebagai sebuah Musium yang menyimpan beberapa peninggalan Rasulullah, seperti tempat celak (Kohl) Rasulullah, pedang Rasulullah, jubah Rasulullah, bahkan jejak kaki Rasulullah. Semua tersimpan rapih di Musium ini.
Hagia Sophia
Ada juga Hagia Sophia, tempat ini dahulunya adalah sebuah masjid, lalu berubah fungsi sebagai gereja, kemudian beralih fungsi lagi menjadi masjid dan kemudian menjadi musium. Di dalam Hagia Sophia ini tersimpan rapih surat-surat dari khilafah Ustmaniyah yang berisi jaminan perlindungan terhadap warganya ataupun orang aring yang membawa suaka, ada kurang lebih 10.000 sample surat.
Satu lagi Masjid yang merupakan bukti kebesaran peradaban Islam yang ada di Turki adalah masjid Rusthem Pasha. Masjid ini dibangun pada tahun 1561-1563 oleh seorang arsitek Mimar Sinan. Seluruh dinding masjid ini penuh dengan keramik warna biru yang indah. Letaknya di dalam Pasar Strawmat Weavers di Eminonu, yang sangat dekat dengan Laut Marmara.
Selain menyimpan sejarah peradaban Islam, Turki juga menyimpan sejarah peradaban manusia lainnya. Salah satu peninggalan budaya yang masih dilestarikan adalah Aphrodisias, yang merupakan peninggalan era helenis, dikenal sebagai kota suci. Karena di kota ini terdapat sebuah kuil tempat pemujaan terhadap Dewi Aphrodite atau Dewi Kecantikan.
Wisata kuliner yang terkenal dari Turki adalah Kebab, jenis panganan ini agaknya sudah banyak kita jumpai di Jakarta. Panganan ini berupa roti tipis yang digulung beserta daging dan beberapa jenis sayuran didalamnya. Sangat nikmat jika disantap dalam keadaan hangat, karena di dalam daging kebab ini, biasanya diselipkan lemak yang akan membeku jika disantap dalam keadaan dingin dan hanya akan membuat mual saja.
Meskipun kaya akan hidangan berlemak, karena umumnya banyak menggunakan daging dan susu, kuliner Turki juga kaya akan bumbu. Sehingga tidak membuat penikmat kuliner merasa mual. Beberapa kuliner lain selain kebab adalah kofte, yaitu sejenis bola-bola daging yang disantap bersama dengan kentang goreng, bawang bombay panggang, tomat dan cabai. Ada juga cabai isi nasi, terung isi nasi.
Selain daging, ada juga sup ikan yang diramu dengan menggunakan ikan segar, minyak zaitun dan garam. Entah bumbu rahasia atau teknik pengolahannya yang baik, sup ikan turki ini tidak berbau amis dan tidak kecut walaupun dicampur tomat.
Masjid Rustheem Pasha

Turki juga terkenal dengan surganya makanan manis, ada lokum, yaitu sejenis mochi kalo di Bogor, mah....tapi isinya kacang pistachio. Ada juga Baklava, sejenis pastry yang dilapisi cacahan kacang dan disiram dengan madu. Rasanya, maniiiiiiiiiiiiiisssss banget, sampe kadang bikin gigi ngilu saking manisnya.Lalu ada juga salep, nah ini ini jenis minuman yah. Bukan obat buat gatel-gatel di kulit. Salep ini adalah minuman yang terbuat dari bubuk salep, sejenis anggrek, susu dan gula. Teksturnya lembut, seperti halnya vla. Kalau minum ini, serasa minum vla. Biasanya, penjual akan menanyakan kepada kita, mau ditaburi bubuk kayu manis atau tidak. Kalau ditaburi kayu manis, ada sensasi rasa dan bau kayu manis dan juga krenyes-krenyes bubuknya.
Udah lengkap, kan cerita seru wisata sejarah saya di Turki, jadi jangan ragu deh untuk melancong ke sana.




2 comments:

jons selalu said...

postingnya bagus sob
makasih atas infonya ya
kunjungi juga situs kami di
http://stisitelkom.ac.id

Cheriatna BDR said...

STEVE JOBS (apple inc) mengatakan pengalaman travellingnya yangpaling berkesan ialah saat ke MEDITERANIA Turki

Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009